Kesehatan saat Beribadah Umroh

Tidak terdapat satu jamaah haji maupun umroh yang menginginkan sakit saat beribadah. Namun risiko terkena penyakit  sudah barang tentu merupakan sebuah risiko dari mereka yang menunaikan ibadah di Tanah suci.

 

kesehatan saat beribadah umroh

 

Berbagai faktor penyebabnya, perbedaan iklim, cuaca,  lingkungan, dan kelelahan sudah barang tentu akan berpengaruh besar pada daya tahan tubuh seorang jamaah. Untuk calon jamaah umroh maupun haji Biro umroh semarang, usahakan perhatikan 7 Tips Menjaga Kesehatan saat Beribadah Umroh dari Biro umroh semarang. sebagai penyedia Paket Umroh Murah dan Haji Khusus.

7 Tips ini  kami hadirkan supaya kesehatan tetap terjaga dengan baik, hingga dapat melalui seluruh rangkaian proses perjalanan umroh dan haji dengan baik.

Berikut 7 Tips Menjaga Kesehatan saat Beribadah Umroh

 

1. Gunakan Masker, kecuali pada saat berniat Ihram

 

Penyakit ISPA atau infeksi saluran pernafasan akut adalah penyakit yang banyak di derita oleh Jamaah umroh maupun haji. Dikutip dari kompas.com  ISPA sebetulnya penyakit yang berbahaya, namun sering diremehkan. ISPA dapat menimpa semua kelompok umur, baik tua maupun muda. Banyak faktor yang dapat menyebabkan ISPA.

Diantaranya adalah polusi udara, peningkatan suhu, perbedaan iklim dan kelembaban. Tanda awal Penyakit ini adalah batuk, kesulitan bernapas yang dapat berujung pada kematian.

 

tips menjaga kesehatan saat beribadah umroh

 

ISPA sangat gampang sekali menular, apalagi jika kondisi fisik kita sedang tidak fit. Sebagai langkah pencegahan. selalu gunakan  masker ketika Anda bepergian keluar, kecuali saat sedang berihram.  Masker merupakan salah satu langkah pencegahan yang dapat membantu menghambat penyebaran virus lain.

 

2. Rajinlah Cuci Tangan pakai sabun

 

Terlihat sepele memang, namun mencuci tangan adalah salah satu langkah efektif untuk mencegah penularan virus ke tubuh kita. Tangan yang kotor akan menjadi “jembatan” masuknya virus dan bakteri ke tubuh kita. Penyakit diare dan dan risiko infeksi banyak disebabkan oleh tangan yang merupakan salah satu “sarang” virus dan bakteri.

Terdapat banyak fasilitas toilet di hotel dan di dekat masjidil haram maupun masjid nabawi. Banyak pula tersedia sabun cair  maupun alkohol pembersih tangan. Apabila memungkinkan beli lah sabun cuci tangan yang tidak memakai wewangian yang banyak tersedia di toko – toko maupun apotek dekat masjid. Karena memakai wewangian merupakan salah satu bentuk larangan ihram

 

3. Hindari Dehidrasi dengan Air Zam – Zam

Kota suci Mekkah dan Madinah, sebagaimana sebagian besar wilayah Saudi Arabia, terkenal dengan tingkat kelembaban udara yang rendah. Akibatnya banyak jamaah haji dan umroh yang cepat kelelahan karena kehilangan banyak cairan. Atau biasa disebut dengan dehidrasi.

Memperbanyak  konsumsi air putih baik itu air mineral atau air zam – zam. Umumnya hotel yang dipakai oleh jamaah selama di tanah suci selalu menyiapkan  air putih. Hindari mengkonsumsi air yang dingin. Karena ini akan berdampak buruk untuk kesehatan tubuh.

 

7 tips menjaga kesehatan saat beribadah umroh

 

Mengkonsumsi minimal 2 liter air atau 8 gelas per hari air putih maupun air zam – zam guna menjaga kesehatan saat beribadah umroh dan haji. Selain akan menjaga keseimbangan cairan tubuh juga dapat mengurangi risiko terpapar penyakit.

 

4. Pergunakan sun-block dan lip-gloss

Sebagai wilayah sub tropis, suhu dan kelembaban udara yang rendah memang menjadi salah satu yang kerap di hadapi oleh jamaah haji dan umroh ketika berada di tanah suci. Gejala mimisan dan kulit kaki yang pecah – pecah terkadang timbul karena paparan sinar matahari yang menyengat. Apalagi jika berada pada musim panas, seperti saat umroh ramadhan

Selain Perbanyak minum  air putih dan air zam – zam, sediakan lotion anti sinar matahari (sun-block) juga pelembab bibir. Sun-block dan pelembab bbir (lipgloss) yang tidak mengandung alkohol dan wewangian banyak di jual di toko oleh – oleh umroh di tanah air maupun toko di dekat masjid selama di tanah suci. Harga nya pun tidak mahal, berkisar 3 hingga 10 riyal

Namun bilamana kulit dan bibir jamaah umroh dan haji terasa  pecah-pecah terlebih di kaki, maka ini akan mengurangi kenyamanan jamaah saat beribadah.

 

5. Menjaga Pola Konsumsi

Tips selanjutnya agar ibadah umroh anda dan keluarga lancar yang tidak boleh disepelekan adalah menjaga asupan gizi dan pola konsumsi. Faktor kelelahan, sajian serta rasa makanan yang tidak sesedap saat di tanah air seringkali menjadi alasan seseorang kehilangan nafsu makan nya. Jika hal ini dibiarkan tentu saja akan berbahaya bagi kesehatan jamaah haji dan umroh

 

kesehatan umroh

Makanlah walau sedikit, asalkan terjaga keseimbangan nutrisi dan gizi, Tetaplah  menjaga pola makan empat sehat lima sempurna. Perbanyak konsumsi sayur dan buah yang berserat. Sebaiknya hindari merokok saat beribadah umroh dan haji.

 

6. Jaga Pola Istirahat dan Tidur

 

Tips selanjutnya untuk Menjaga Kesehatan saat Beribadah Umroh adalah dengan senantiasa menjaga keteraturan pola tidur dan istirahat. Jangan terlampau memaksakan diri. Banyak diantara para jamaah umroh dan haji terlalu bersemangat dalam beribadah, hingga melupakan istirahat dan tidur.

biaya umroh hotel dekat

Boleh dan dianjurkan untuk bersemangat, namun tetap jaga pola istirahat dengan baik agar stamina tubuh tidak drop. Dengan perbedaan zona waktu, atur pola istirahat minimal selama 7 jam sehari. Usai sholat Isya dan makan malam, mulailah  merebahkan tubuh.

3 jam sebelum waktu sholat subuh,  tujulah kembali Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi guna memunaikan sholat tahajjud, thawaf, dan ibadah sunnah lain hingga selesai sholat Subuh.

 

7. Hindari Minum Susu Unta di Peternakan

 

Perjalanan menuju peternakan unta di sekitar hudaibiyah biasanya merupakan paket wisata tambahan yang disediakan oleh biro umroh dan haji. Disana jamaah dapat selfie dengan latar belakang unta, minum susu unta dan bahkan minum kencing unta. Pengalaman ini memang sungguh sesuatu yang mengasyikan sekaligus perlu diwaspadai.

Dilansir dari laman Kementrian Kesehatan RI, Jamaah haji dan umroh asal Indonesia diimbau tidak mendekat dan  menyentuh unta saat berada di Arab Saudi. Imbauan itu dikeluarkan untuk alasan kesehatan, sebab unta selama ini menjadi penyebar virus MERS-CoV.

 

kesehatan saat beribadah umroh

 

Gejala umum seseorang yang terpapar Virus MERS-CoV (Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus) adalah batuk, demam dan sesak napas. Virus yang dapat menyebabkan setengah dari orang yang terinfeksi meninggal dunia.

Memegang, menyentuh, dan meminum susu unta bukanlah rukun dalam beribadah haji dan umroh. Tidak pula mengganggu kemabruran ibadah jika tak menyentuh unta.  Lagipula Kementrian kesehatan Arab Saudi telah mengeluarkan larangan keberadaan unta dan larangan menjual susu unta di Mekkah, Masyair, dan sekitarnya.