Penambahan Unit Baru dari Varian Airbus A330 Family

Satu lagi gebrakan yang tak kalah heboh dari Maskapai Berkepala Singa, Lion Air. Di tengah isu tidak sedap yang kerap menimpa nya, Lion Air berhasil memperkuat armada penerbangan umroh dengan mendatangkan pesawat Wide Body terbaru produksi Airbus, yakni varian Airbus A330 – 900 NEO

Armada Umroh Lion Air

 

Rencana nya varian baru Airbus  ini akan memperkuat rute penerbangan jarak jauh (Long Haul),  seperti penerbangan umroh yang telah di gagas selama beberapa tahun terakhir

Airbus A330 900 Neo (New Engine Option) merupakan pengembangan dari Armada Umroh Lion Air seri Airbus A330 300 yang dimiliki sebelumnya. Keunggulan pesawat ini dibanding pesawat sebelumnya adalah penggunaan mesin Rolls Royce trent 7000 yang diklaim jauh lebih irit dan senyap.

Penggunaan mesin jenis ini di klaim Airbus lebih irit bahan bakar dari varian sebelumnya. Maskapai dapat menghemat sekitar 12 persen biaya bahan bakar selama penerbangan. Diharapkan langkah efisiensi ini mampu menurunkan harga tiket pesawat yang merupakan salah satu komponen penentu biaya umroh terbesar.

Secara keseluruhan Lion Air memesan 10 unit pesawat berbadan lebar Airbus 330-900NEO ini. Pengiriman nya secara bertahap, dan akan diserah terimakan mulai Mei 2019. Direncanakan Lion akan menerima dua hingga empat unit pesawat Airbus A330 900 Neo di tahun 2019 ini.

Dikutip dari lama resmi airbus,  Pesawat itu telah memiliki nomor registrasi PK-LEI dan PK-LEJ yang dikirim Mei 2019 untuk maskapai Lion Air. Saat ini pesawat berbadan bongsor itu telah keluar dari proses pengecatan, dan tengah menjalani beberapa rangkaian test guna keperluan sertifikasi

Dua pesawat Airbus A330 900 Neo beregistrasi HS-LAK dan HS-LAL akan dikirim di bulan Juni –Juli 2019. Namun kedua pesawat ini dipergunakan oleh Thai Lion Air yang bermarkas di Thailand.

Revitalisasi armada secara besar besaran juga dilakukan terhadap bisnis Lion Air Group. Sebelumnya Malindo Air atau yang berubah nama menjadi Batik Air Malaysia menjadi launch customer armada Boeing 737 MAX-8. Sayang nya atas beberapa alasan terkit keamanan, seluruh armada Boeing 737 Max 8 saat ini masih di kandangkan (grounded).

 

Airbus A330-900 Neo Pertama di Indonesia

Sebagai maskapai perdana di Indonesia yang mengoperasikan Airbus A330 900 Neo pastinya Lion Air merasa paling bangga. Pesawat baru ini akan mendukung operasional penerbangan  dan akan  terus mengembangkan rute – rute perjalanan ke tujuan yang lebih jauh lagi.

Lion Air Airbus A330 900 Interior

 

Tak Cuma untuk memperkuat armada umroh Lion Air saja, namun rencanamya pesawat wide body ini akan dipergunakan untuk memperkuat penerbangan rute domestik tertentu, layanan charter, dan penerbangan ke Eropa dan Tiongkok.

Penggunaan armada Airbus A330-900 NEO dengan  konsep low cost carrier (LCC) diharapkan  mampu meningkatkan kualitas layanan dan semakin menambah pengalaman baru bagi jamaah umroh. Terbang hingga waktu tempuh 16 jam nonstop, Lion Air berusaha memenuhi minat para traveler di era penerbangan kekinian (millennials traveling).

Mesin Airbus A330 900 Neo mampu meredam kebisingan dan konsep kabin airspace sehingga akan memberi kenyamanan pada  penumpang maupun jamaah umroh yang naik pesawat ini. Selain itu jamaah Umroh Lion Air juga memiliki peluang untuk membawa bagasi kabin yang lebih banyak.

 

Mengenal Armada Airbus A330 900 NEO

Dikutip dari laman resmi Airbus , Airbus A330 300 merupakan anggota dari Airbus A330 family yang diperluas. Airbus A330-900  mampu menampung 287 kursi dalam tata ruang tiga kelas (First class, bisnis dan ekonomi) hingga 440 untuk konfigurasi all economi class dengan kepadatan tinggi.

Mesin Rolls-Royce Trent 7000 generasi terbaru disematkan dalam produksi Aibus A330 – 900 Neo. Selain mesin, dilakukan juga beberapa perbaikan aerodinamis, termasuk perangkat Sharklet di ujung sayap dengan bahan komposit terbaru.

 

Interior Airbus A 330 900 Lion Air

Peningkatan system daya angkat dan pengurangan hambatan yang terjadi membuat , Airbus A330 NEO pesawat yang lebih efisien. Diharapkan akan menghasilkan penghematan melalui pengurangan pembakaran bahan bakar.

Total keseluruhan  panjang pesawat ini 63,66 meter, dengan bentangan sayap 64 meter. Fuselage atau badan pesawat memiliki lebar 5,64 meter, cukup nyaman untuk komposisi tempat duduk 3-3-3.

Tangki Bahan Pesawat Airbus A330 900 Neo mampu menampung hingga 139.090 Liter. Pesawat ini mampu  terbang selama 960 menit atau 16 jam mengarungi angkasa tanpa transit. Sebagai perbandingan, penerbangan umroh Menuju Jeddah dan Madinah hanya berkisar 10 – 12 jam saja.

Varian Airbus A330neo – yang terdiri dari dua versi, yakni A330-800 dan A330-900. Airbus A330 Neo merupakan hasil kesuksesan Airbus yang terbukti dari membangun pesawat berlorong ganda dan bermesin ganda. A330 -900 Neo mampu menempuh jarak 13.900km, jauh diatas rata – rata penerbangan umroh dengan jarak tempuh sekitar 10.000 km

Penerbangan pertama A330-900 berlangsung pada Oktober 2017 setelah memulai serangkaian uji penerbangan komprehensif. Penerbangan ini resmi di luncurkan setelah memperoleh  Sertifikasi dari Badan Keselamatan Penerbangan Eropa (EASA). Pengiriman pertama diberikan  untuk TAP Air Portugal pada November 2018.

 

Kekuatan Armada Lion Air dalam Melayani Jamaah Umroh

Untuk mengakomodir tingginya permintaan penerbangan umroh, Lion Air saat ini mengoperasikan pesawat Boeing 737-900ER, Boeing 737-800NG, dan pesawat Airbus A330-300 CEO.

Sebelumnya pada 24 Maret 2019 Lion Air secara resmi mengakhiri pengoperasian pesawat jenis Boeing 747-400 terakhirnya. Setelah mengakhiri hubungan dengan Boeing 747 400 dengan nomer registrasi PK LHF pada Desember 2017, kini giliran PK LHG, pesawat berusia 29 tahun  mengakhiri kemesraan nya sebagai salah satu Armada Umroh Lion Air.

 

Lion Air Boeing 747 400

Hubungan yang harus di putuskan  setelah bersama selama 10 tahun.  Pesawat ini merupakan armada pesawat tingkat (double deck) dan berbadan lebar (wide body) dengan julukan Queen of The Sky yang dioperasikan Lion Air.

Untuk mengakomodasi tingginya permintaan transportasi jamaah umroh setelah pesiun nya 2 Armada Boeing 747 – 400, Lion Air memilih pesawat Airbus A 330 900 Neo sebagai penggantinya. Secara statistik Boeing 747-400 memiliki kapasitas 12 kursi kelas bisnis dan 492 kelas ekonomi. Sementara Airbus A 330 berkapasitas 440 pada konfigurasi seluruhnya kelas ekonomi

Lion Air memang sudah akrab dengan keluarga A 330 – 300 CEO (current engine option). Didatangkan sejak bulan November 2015,  hingga saat ini Lion Air telah mengoperasionalkan 3 unit pesawat jumbo. Masing masing dengan nomer registrasi PK LEF, PK LEG, dan PK LEH.

Airbus A 330 900 NEO itu akan beroperasi pada penerbangan umroh non-stop. Setidaknya ada beberapa rute yang siap di terbangi pesawat ini. Yakni tujuan Makassar ke Madinah, Balikpapan ke Jeddah, Surabaya ke Madinah, dan Juga Penerbangan Umroh dari Solo menuju Jeddah.

Pesawat A330 900 Neo ini sebagian merupakan pesawat baru yang disewa Lion Air dari BOC Aviation Ltd.  BOC Aviation Ltd yang berkantor pusat di Singapura adalah perusahaan penyewaan pesawat terbesar kedua di Asia. BOC Aviation keseluruhan memesan 12 Airbus A330NEO, dimana 8 diantara nya disewa untuk memperkuat Lion Air Group.

 

Lion Air A 330 900 Painting

 

Penggunaan Pesawat Narrow Body

Selain pesawat komersial dengan lorong ganda yang mampu mengangkut banyak penumpang, untuk penerbangan Umroh Lion Air juga mengoperasikan pesawat dengan lorong tunggal. Lion Air menggunakan pesawat Boeing 737-900ER dan Boeing 737 – 800 NG sebagai Armada Umroh Lion Air

Penggunaan Armada berbadan sempit (Narrow Body) biasa nya digunakan untuk penerbangan umroh chartered. Total hingga saat ini Lion Air memiliki 71 unit pesawat Boeing 737-900ER dan memiliki 32 unit pesawat Boeing 737-800NG

 

Lion Air B 737 900 ER Umroh

Boeing 737-900 ER dikenal sebagai pesawat perkasa. Daya jelajah pesawat berkapasitas 215 kursi  ini mampu menjangkau 5.925 km dalam keadaan full tank by AUX, dengan kecepatan maksimum 815 km/jam

Puas merasakan efisiensi Boeing 737-900ER, Lion Air juga mencoba jenis pesawat Boeing 737-800NG. Pesawat Boeing 737-800NG Lion Air ini memiliki daya angkut sebanyak 189 orang all economy class. Untuk Boeing 737 – 800NG, mampu menempuh jarak 3.060 mil laut atau sekitar 5670 km dengan kecepatan maksimum 420 knot atau setara 780km/jam

 

Penerbangan Umroh Lion Air dari Solo

Sejak bulan Oktober 2017 lion air terus menerus melebarkan sayapnya dengan membuka penerbangan umroh dari dan menuju Jeddah maupun Madinah. Rute Solo Jeddah dan Solo Madinah merupakan salah satu dari 12 kota di Indonesia yang dilayani penerbangan Umroh Lion Air

Penerbangan Umroh Lion Air Solo Jeddah menggunakan armada pesawat jenis Airbus A330 – 300 berkapasitas 440 jamaah all economy class. Sementara untuk rute Solo Madinah sebelumnya menggunakan armada Boeing 737 Max 8, sebelum akhirnya digantikan oleh Boeing 737 – 900 ER berkapasitas 215 jamaah.

Terkadang Lion Air juga menggunakan yang lebih kecil, jenis Boeing 737-800 NG yang memiliki konfigurasi kelas tunggal dan mampu menampung sebanyak 189 jamaah. Namun jika permintaan sedang tinggi, armada Airbus A330 – 300 pun di luncurkan untuk rute Solo Madinah

Lion Air Solo Jeddah

 

Penerbangan dengan menggunakan pesawat Boeing 737 – 900 ER dan Boeing 737-800 NG akan transit di Trivandum, India, guna keperluan pengisian bahan bakar. Selama kurang lebih 45 menit, namun jamaah tidak perlu turun dari armada.

Maskapai Lion Air melayani penerbangan dari Solo ke Jeddah seminggu dua kali tiap Senin dan Sabtu. Sementara untuk rute Solo Madinah juga di terbangkan setiap hari Sabtu dan Minggu.

Namun untuk rute ini masih berupa charter dan musiman. Jadi ketika musim haji, penerbangan umroh ini ditiadakan. Harga yang ditawarkan pun cukup hemat, berkisar antara 12 juta hingga 12,7 juta (bergantung rute, Kurs 1 U$D = Rp 14.100)