Mengunjungi Balad Corniche Commercial Center Jeddah atau Pasar Balad sebenarnya tak jauh berbeda dengan mengunjungi pasar tradisional ataupun pusat perbelanjaan di Indonesia.

Namun Balad dengan Corniche Center-nya menyajikan semua kebutuhan jamaah haji dan umroh dari semua kalangan.

Balad Corniche Jeddah- Haji

 

Mulai dari oleh-oleh untuk putra – putri tercinta sebut saja aneka permen coklat, aneka mainan, kue dan kuliner khas timur tengah.

Produk mewah baik yang asli maupun KW 1, KW 2  hingga KW ke-sekian seperti jam tangan, parfum, tas, kosmetik, aneka perlengkapan dari bahan kulit, seperti tas, dompet, ikat pinggang.

Tak mau ketinggalan juga produk keperluan ibadah seperti tasbih, karpet, sajadah, dan oleh – oleh “umum” jamaah haji dan umroh seperti kurma, zam – zam, celak mata, hena pun bisa dibeli di kompleks pertokoan yang tutup setiap adzan berkumandang ini.

Sepanjang pengamatan biroumroh.co.id banyak jamaah umroh dan haji terutama kaum hawa yang bolak balik memasuki satu toko ke toko yang lain untuk membeli abaya, baju tradisional wanita Saudi yang berwarna hitam.

Namun dibalik itu semua setidaknya terdapat 5 Fakta Unik “ritual” melontar Riyal saat berbelanja di Balad Corniche Commercial Center Jeddah. 5 Fakta unik yang berhasil kami rangkum adalah sebagai berikut :

  1. Nama Toko Menggunakan Bahasa Indonesia

Toko Ali Murah, Toko Sultan Murah, Nur Murah, Amir Murah, dan deretan took – toko lain dengan embel-embel ‘murah’. Ini adalah cara para pedagagang di Balad Corniche Commercial Center Jeddah menarik para jamaah haji dan umroh untuk mau mampir dan berbelanja di toko nya.

Tapi menurut kami, jangan pernah asal berbelanja di situ, jangan sampai terprovokasi nama toko nya saja murah.

Berbelanja di Pasar Balad memang sangat dituntut keahlian tawar menawar, dan disinilah seni berbelanja nya.

Jangan ragu dan sungkan untuk menawar harga serendah – rendahnya. Dan jangan risih jika nantinya Anda dikatakan “pelit”, “bakhil” dan sebagainya, karena ini lah trik dagang mereka.

Tak Cuma Abaya, Parfum dan tas pun banyak diburu baik untuk laki – laki dan perempuan. Sebut saja merk Paris Hilton, Swarovski Aura, Prada, Ralph Lauren Polo, Hermes, Bvlgari, Giordano dijual dengan harga mulai 10 SAR (1 SAR =  Rp. 3.700).

Bahkan rokok merk Indonesia pun tersedia di Balad Corniche Commercial Center Jeddah

Meskipun murah, namun dengan pendapatan per-kapita rakyat Saudi yang tinggi, membuat penjualan barang tiruan KW disini tidak semeriah jika di Pasar Tanah Abang, Pasar Baru, maupun Pasar Johar Semarang.

Toko perhiasan emas, juga barang-barang elektronik berjajar di Balad Corniche Commercial Center Jeddah Semua barang-barang yang tersaji di Balad Corniche Commercial Center Jeddah rata-rata 90 persen merupakan barang impor.

Jajaran toko disini rata – rata mengimpor barang dagangan mereka dari Turki, India, Pakistan, bahkan Indonesia. Namun barang impor yang paling mencolok berasal dari Tiongkok

Walaupun bukan barang yang berkualitas asli, barang impor dari Tiongkok rata – rata memiliki harga yang relatif murah, dibanding dengan harga barang asli.

Tentunya sebanding dengan kualitas yang akan didapatkan. Lapak kaki lima jual beli pulsa pun tersedia komplit.

 

  1. Pegawai Toko Berdialek Daerah

Jangan kaget jika tiba – tiba ada pria arab merangkul Anda dan tiba – tiba berbicara “Monggo Bro….”, “Wilujeng sumping..” “Mangga..” “”Kadieu…” dll. Tekhnik mengakrabkan diri pembeli merupakan teknik dagang yang sangat umum dipraktikkan di Arab Saudi.

Cara ini tentu saja dilakukan ke sesama laki-laki. Bukan hanya di Jeddah, di Makkah dan Madinah pun praktik seperti ini sangat banyak ditemui.

Dengan menyapa sopan, mereka membujuk calon pembeli yang melintas di depan tokonya, lalu mengajaknya masuk, guna melihat dagangannya.

 

Balad Corniche Jeddah Ali Murah - Biro Umroh

 

Banyak anak muda yang menjual arloji, parfum, makanan dan pedagang barang lain secara asongan.

Akhirnya dengan cara sok akrab ini kadang para pedagang di Balad Corniche Commercial Center Jeddah berhasil ‘menjerumuskan‘ jamaah haji dan umroh untuk tertarik membeli nya.

Tentu saja, cara efektif jemput bola, aktif, dan kreatif serta unik ini lebih berpeluang mendapatkan pembeli yang banyak daripada si pemilik toko hanya berdiam diri di dalam toko nya

 

  1. Bisa Membayar Pakai Rupiah

Balad Corniche Commercial Center Jeddah seringkali menjadi destinasi city tour jamaah umroh dan haji sambil menunggu proses kepulangan di Bandara King Abdul Aziz Jeddah.

Pasar Balad bagi jamaah umroh menjadi ajang “melontar riyal” yang terakhir sebelum pulang ke Indonesia.

Bagi jamaah yang sudah kehabisan riyal dan ingin membeli barang – barang yang diinginkan, tak perlu khawatir. Karena hampir semua toko dan pedagang asongan disini menerima mata uang rupiah.

Namun tidak semua pecahan diterima, hanya pecahan Rp. 50.000 dan Rp. 100.000 saja yang mereka mau. Hal ini mempermudah jamaah yang akan berbelanja, karena tidak perlu jauh mencari money changer maupun ATM

 

  1. Ada Makanan Indonesia, Bakso Mang Oedin dan Restaurant Garuda

Setelah puas berputar – putar “thawaf” belanja di Balad Corniche Commercial Center Jeddah yang sangat menguras energi, perut pun akan terasa lapar. Memanfaatkan kekosongan waktu yang masih tersisa.

Tak ada salahnya anda Berwisata Kuliner Di Jeddah dengan mengisi perut dan memanjakan tenggorokan di gerai-gerai makanan yang ada di kawasan ini.

Meskipun sudah disediakan catering dengan menu masakan Indonesia oleh pihak travel, namun bagi jamaah yang masih haus dengan masakan tanah air,  nampaknya tidak perlu resah.

Meskipun letaknya di Jeddah, Saudi Arabia, kawasan Balad Corniche Commercial Center Jeddah banyak menyediakan gerai makanan yang menjual menu masakan khas Indonesia.

Salah satu contohnya dan yang paling mencolok adalah gerai Bakso Mang Oedin. Gerai Bakso ini lokasinya tidak seberapa jauh dari Toko Ali Murah. Terletak di bagian outdoor dan berada tepat di depan toko Giordano.

Banyaknya jamaah haji dan umroh asal Indonesia, membuat Gerai Bakso Mang Oedin laris manis diserbu pembeli. Dengan harga mulai 6 SAR (1 SAR ; Rp. 3.700) selain bakso, Gerai ini juga menjual masakan soto lontong, gado – gado, pempek, mie goreng, nasi goreng, serta menu makanan khas Indonesia lainnya.

 

Balad Corniche Commercial Center Jeddah-Umroh

 

Masih di kawasan Balad Corniche Jeddah, untuk yang suka mie ayam, Rumah Makan Garuda adalah juara nya. Banyak testimoni dari jamaah syakirawisata.com yang mengatakan bahwa Rumah Makan ini terkenal dengan kelezatan mie ayam.

Harga makanan di Rumah Makan Garuda pun bervariasi, mulai dari 10 SAR (1 SAR : Rp. 3.700).

 

  1. Semua Barang masih bisa Ditawar

Seperti sudah disinggung diatas, Balad Corniche Commercial Center Jeddah layaknya sebuah pasar yang ada di Indonesia. Dan tawar menawar adalah sebuah seni kepiawaian disini.

Jangan ragu dan sungkan untuk menawar, anda dapat menawar 50% dari harga yang ditawarkan, atau bahkan lebih dari itu. Sekali lagi, Jangan Sungkan, atau Menyesal Kemudian

 

Nah, bagi anda yang berkeinginan merasakan perjalanan umroh dengan biaya yang sangat terjangkau setelah membaca artikel Balad Corniche Commercial Center Jeddah, bersegeralah beribadah umroh bersama biroumroh.co.id

Dapat melalui pendaftaran online, Atau bagi yang ingin mendaftar ke kantor kami. Jangan ragu untuk menghubungi Buana Travel yang beralamat di Ruko Siliwangi Plaza No A3 Semarang. Telp (024) 76332585 SMS / WA : 0816338985