Batik Air Layani Jamaah Umroh dari Solo, datangkan Pesawat Wide Body Airbus A330 – 300 CEO

Sekilas Mengenal Armada Umroh Lion Air Group

Gemuknya rute penerbangan umroh mengundang beberapa maskapai mengarungi ruang udara dari Indonesia menuju Jeddah maupun Madinah.

Tercatat setidaknya terdapat 4 maskapai yang melayani untuk rute penerbangan umroh langsung dari Indonesia. Dua diantaranya adalah maskapai dalam negeri, Garuda Indonesia dan Lion Air.

 

Batik Air Airbus A330

 

Garuda Indonesia dikenal sebagai maskapai full service yang menggunakan pesawat wide body dalam penerbangan umroh. Sementara Lion Air menggunakan dua jenis pesawat, baik wide body maupun Narrow Body jenis Boeing 737.

Dalam melayani jamaah umroh, Lion Air cenderung menggunakan konsep layanan Low Cost Carrier atau maskapai berbiaya hemat.

Bagi pelaku usaha serta  jamaah umroh, penggunaan kedua jenis Armada dan layanan yang disediakan oleh maskapai relatif akan berbanding lurus dengan fasilitas yang akan di dapatkan.

Di tengah isu tidak sedap yang kerap menimpa, Lion Air terus melebarkan sayap terbang dari beberapa bandara Internasional di tanah air.

Sejak tahun 2017 Lion Air berhasil menyingkap tabir penerbangan umroh langsung dari 12 bandara Internasional di tanah air, menuju Bandara Jeddah dan Madinah.

Bahkan tahun 2019 ini menjadi satu – satunya maskapai di tanah air yang berhasil mendatangkan pesawat Wide Body terbaru produksi Airbus. Varian Airbus A330 – 900 Neo di datangkan khusus guna memperkuat Armada Penerbangan Umroh.

Pesawat dengan nomor registrasi PK LEI merupakan salah satu dari beberapa pesawat yang disewa dari BOC Aviation Ltd.  BOC Aviation yang berkantor pusat di Singapura keseluruhan memesan 12 Airbus A330 – 900 Neo. 8 buah didatangkan dan  disewa untuk memperkuat Lion Air Group.

Armada Airbus A330 di datangkan sebagai upaya mengakomodasi tingginya permintaan transportasi jamaah umroh, setelah pesiun nya Boeing 747 – 400.  

Boeing 747-400 memiliki kapasitas 12 kursi bisnis dan 492 kelas ekonomi. Pesawat ini merupakan pesawat purna pakai dari maskapai Oasis Hong Kong Airlines.

Sementara Airbus A330 yang didatangkan langsung dari pabriknya di Prancis berkapasitas 440 pada konfigurasi seluruhnya kelas ekonomi

 

Menyasar Penerbangan Umroh Full Service

Tak ingin kehilangan penumpang di kelas high-end, Inovasi terus dilakukan oleh Pihak Lion Air Group.  Salah satu nya dengan penerbangan berkonsep full service, namun dengan biaya yang diharapkan tetap hemat.

Batik Air hadir sebagai perusahaan dibawah asuhan Lion Air Group yang menawarkan penerbangan dengan layanan penuh (Full service). Dibawah kepemimpinan Rusdi Kirana, maskapai penerbangan Batik Air lahir dengan melakukan penerbangan perdana nya pada hari Jumat tanggal 3 Mei 2013.

 

 

Batik Air Umroh Solo

 

Dengan bendera Batik Air, cap kurang baik yang terlanjur menempel pada Lion Air Group dapat ditepis nyaris sempurna. Tercatat tingkat OTP atau tingkat ketepatan waktu batik air menyentuh angka 84 persen. 

Hasil riset OAG Flightview yang berbasis di Inggris pada Januari 2018 hanya mencatat tingkat  pembatalan terbang hanya 0,2 persen dari 11.811 penerbangan. Sementara di Peringkat pertama ditorehkan oleh Singapore Airlines

Maskapai asal negeri singa itu mencapai ketepatan waktu 84,2 persen dari 7.454 penerbangan. Garuda Indonesia maskapai flag carrier hanya menempati peringkat ke 10. Dengan OTP 69,1 persen

Banyak pihak menyebut bahwa kehadiran Batik Air mampu menjadi pesaing terberat dari Garuda Indonesia. Memang selama ini segment pasar layanan maskapai full service hanya dipegang oleh maskapai plat merah tersebut.

Batik Air maskapai dibawah naungan Lion Air Group terbang dengan menyuguhkan layanan penuh dalam setiap penerbangannya. Apabila dalam pesawat Lion Air pada umumnya hanya mengusung konsep penerbangan “sederhana” namun tidak dengan Batik Air.

Selama penerbangan para tamu Batik Air mendapat kan suguhan makanan, minuman dan tentu saja layanan in flight entertaintment. Layanan hiburan di dalam pesawat, yang membuat penumpang tidak bosan selama di dalam penerbangan.

Selain menghadirkan armada pesawat yang selalu terbaru, penumpang Batik Air juga diberikan bagasi gratis. Masing masing penumpang mendapatkan 20 kg dan bagasi kabin 7 kg.

Kini maskapai Batik Air mengoperasikan 58 pesawat. Terbanyak adalah Airbus A320, disusul dengan Boeing 737 – 800 dan Boeing 737 – 900.

 

Datangkan A330 – 300 untuk Penerbangan Umroh

Dengan 58 pesawat, maskapai Batik Air memiliki tak kurang dari 350 penerbangan per hari dengan 45 destinasi domestik dan internasional

Tak puas di segment pesawat lorong tunggal (Narrow Body), Batik Air mulai bermain di sektor pesawat berlorong ganda (Wide Body). Recana nya pesawat ini akan mengarungi rute Internasional, termasuk rute Penerbangan Umroh Batik Air.

Rencana inipu diwujudkan oleh Batik Air dengan mendatangkan pesawat berbadan lebar (wide body) jenis Airbus A330-300 CEO.

Persawat beregistrasi PK-LDY tersebut dengan mulus mendarat di Terminal 1A Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada hari Senin 28 Oktober 2019 jam  14.30 WIB tepat.

Kedatangan pesawat pertama ini merupakan salah satu langkah besar yang dilakukan oleh Batik Air. Pesawat ini merupakan pesawat wide body pertama yang di datangkan oleh Batik Air.

Rencana nya pesawat kedua dan ketiga akan didatangkan secara bertahap hingga Februari 2020 mendatang.

 

Batik Air Umroh Solo Interior

Selain Penerbangan Umroh, Pesawat jenis A330 – 300 CEO yang didatangkan pada Januari dan Februari tahun 2020 mendatang digunakan untuk penerbangan tujuan China dan Australia. Pesawat ini dikenal dengan pesawat yang hemat bahan bakar dan dapat dipergunakan dalam penerbangan 15 jam non stop.

Hadirnya penerbangan umroh Batik Air diharapkan mampu menghadirkan layanan penerbangan umroh langsung dari beberapa kota di tanah Air. Serta mampu memenuhi permintaan pasar akan layanan penerbangan full service tanpa transit dimana sebelumnya hanya diisi oleh Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines

 

Sekilas Mengenal Armada Pesawat Airbus A330 – 300 Batik Air      

Pesawat yang dapat menampung 392 penumpang ini rencananya akan melayani penerbangan dari berbagai daerah di Indonesia dengan tujuan Jeddah dan Madinah. Diantaranya dari Jakarta, Medan, dan Penerbangan Umroh dari Solo.

Dengan kata lain, pesawat yang memiliki 18 kursi Business Class dan 374 kursi Economy Class ini fokus melayani jamaah umroh Indonesia.

Pesawat ini memiliki lorong ganda dan memiliki konfigurasi 3-3-3 pada kabin Economy Class. Setiap kursi juga dilengkapi dengan in-flight entertainment (IFE).

Pesawat Airbus A330 – 300 bukanlah armada baru bagi Lion Air Group. Sebelumnya sang Induk, Lion Air juga mempergunakan varian pesawat yang sama.

Bedanya pada varian A330 – 300 Lion Air berisi 440 penumpang, dan selama penerbangan dikenal dengan konsep Low Cost Carrier. Yang paling membedakan, selama penerbangan umroh tidak disuguhkan hiburan dalam pesawat atau in-flight entertainment (IFE).

Batik Air Umroh Semarang

 

Pada tanggal 28 Oktober 2019 secara resmi Batik Air mendatangkan satu unit Airbus A330 – 300 dengan nomor registrasi PK LDY. Dikutip dari laman data pesawat, pesawat ini berusia relatif muda.

Pesawat yang berusia 2 tahun ini disewa oleh Lin Air Group, setelah sebelumnya dipergunakan oleh Batik Air Malaysia (9M-LFD) dan Thai Lion Air (HS-LAI).

Meskipun bukan pesawat baru yang didatangkan langsung dari Pabrik seperti halnya varian Airbus A330 – 900 Neo Lion Air, namun keberadaan nya mampu menjadi salah satu pilihan terbaik bagi para jamaah Umroh.

Batik Air memang belum pernah melayani penerbangan umroh langsung dari Bandara Adi Soemarmo. Penerbangan umroh dari Solo sebelumnya telah dilakukan maskapai Garuda Indonesia, Lion Air, dan Citilink  dengan tingkat keterisian penumpang hingga 90 %.

Mengenai Rencana Penerbangan Umroh Batik Air Dari Solo, hingga tulisan ini diturunkan belum diketahu secara pasti. Namun banyak dari Biro Umroh di Semarang yang menyusun jadwal Penerbangan Umroh Batik Air mulai bulan Februari 2020.